Cinta
ADA APAKAH DENGAN CINTA
Selalu berbeda untuk menjalaninya
adakah berpangku tangan
atas cobaan
Menerpa bagaikan suatu tara
yang berarti namun suatu pedih
diantara kamu dan aku
pikitan diantara senang dan duka
bahwa diriku hanya mencintai dirimu
bagaimanapun aku akan tetap bertahan
menghadapi semua cobaan
ketika badai menerpa tiada akhir
salam jumpa dikemudian hari
perasaan rindu yang menghiasi mimpi
mengintai setiap perbuatan yang tiada akhir
Jujurlah padaku
apa musibah yang menerpa kawan
namun kulihat ddirimu
jatuh dalam kegelapan
namun tak akan kulepaskan
meskipun sampai jari terakhir patah
mempertahankan dirimu
yang hanya kuyakin
tolonglah
jangan pernah khianati aku
rasa pedih selalu menghantui
dan rasa takut kehilangan dirimu
kekasih
Kurasakan kabut yang mengenang
didepan mata berhadapan
dengan tipu daya
kukira itu hanya angin lampau
mulai kurasakan rasa dingin
berlindung di samping tarian bambu
sambil menikmati kopi panas
bersila memandang jiwa
satu persatu rombongan tentara
datang berjuang tiada akhir
yang kulihat mereka dalam semangat
meskipun takdir siapa tahu?
No comments:
Post a Comment