Supported by Seowaps

Thursday, August 29, 2013

Kisah cinta

Disaat malam purnama
Bagaikan jagung di atas api membara
bersemi setelah musim dingin
Bagaikan ayam yang berkokok di pagi hari
Tiada  satupun hari yang terlewati,
Dengan senyuman dan kegembiraan batin

 Bulan yang elok nan rupawan
Disetiap saat malam tiba
Bagaikan kekuatan yang terbangkit
Dari tidur panjang yang sunyi
Kebangkitan dan kekuatan yang membara
Membakar dada hati dan jiwa

Demi senyuman yang dimana ia merasa
Suara hatiku berkata
Setiap malam begitu bahagia
Qalbu dan jiwa ku berkata
Demi kejujuran batin yang kurasa

Lepas pikiran yang mengunggah kepala
Melihat senyuman manisnya
Dengan lambaian gerakanya
Yang gemulai merasa
Ku merasa kebahagiaan olehnya

Dadaku
Berdetak, bagaikan jarum jam
Yang mengupas sunyi
Setiap malam
Doa yang ku panjatkan
Asmara yang membara






No comments:

Post a Comment