Supported by Seowaps

Tuesday, September 3, 2013



 PENGERTIAN GLOBAL WARMING
Global Warming adalah fenomena di mana suhu bumi secara bertahap memanas hingga mencapai titik yang mengganggu keseimbangan global. Penyebab utama dari Global Warming adalah Meningkatnya Karbon dioksida yang dihasilkan antara lain oleh mesin pabrik dan kendaraan bermotor. Sedangkan hutan dan pohon-pohon yang dapat menyerap karbon dioksida terus berkurang oleh penebangan hutan.


 DAMPAK GLOBAL WARMING
Global Warming menyebabkan pergeseran cuaca. Hal ini mengubah pola cuaca di seluruh dunia, menyebabkan kekeringan di beberapa daerah sedangkan banjir pada tempat yang lain. Global warming menyebabkan es di kutub mencair lebih cepat. Hal ini bisa membanjiri garis pantai dunia dan menurunkan salinitas lautan. Hal Ini bisa mengganggu arus laut yang mengatur suhu di seluruh dunia, yang menyebabkan perubahan drastis pada iklim setempat.

Tentunya kita tidak ingin masalah ini bertambah parah. Setiap orang dapat membantu mengurangi pemanasan global. Perubahan terkecil yang Anda buat dalam hidup Anda dapat membantu secara signifikan dalam mencari solusi untuk masalah serius ini.
Berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah dan mengurangi efek Global Warming secara sederhana.
 
Permasalahan lingkungan hidup saat ini sangat kompleks. Permasalahan tidak terbatas pada kondisi sosialnya, namun juga pada komponen lingkungan lainnya. Permasalahan yang ada mulai dari ketersedian air bersih, sanitasi, polusi, kemacetan, sampai kepada berkurangnya ruang terbuka hijau.
Penghijauan merupakan salah satu usaha penataaan lingkungan dengan menggunakan tanaman sebagai materi pokoknya, (upaya yang dapat menanggulangi degradasi dan kualitas lingkungan). Tumbuhan dan air akan dapat mengurangi panas melalui evapotranspirasi yang di lakukan. Penambahan luas permukaan untuk vegetasi dapat menurunkan suhu maksimum udara.
Ruang terbuka hijau dapat memberikan manfaat yaitu; memberikan kesegaran, kenyamanan, dan keindahan lingkungan. Selain itu, juga dapat menciptakan lingkungan bersih dan sehat.
Udara alami yang bersih sering di kotori oleh debu, baik yang dihasilkan karena kegiatan alami, ataupun kegiatan manusia. Dengan adanya penghijauan, partikel padat yang tersuspensi pada lapisan biosfer bumi, akan dapat di bersihkan oleh tajuk pohon melalui proses jerapan dan serapan. Dengan adanya mekanisme ini, jumlah debu yang melayang-layang di udara akan menurun. Partikel yang melayang-layang di udara akan terjerap (menempel) pada permukaan daun, dan sebagian lagi akan terserap masuk kedalam ruang stomata daun. Ada juga partikel yang menempel pada kulit pohon, cabang dan ranting.
  

Beberapa manfaat penghijauan, yaitu;
Manfaat estetis (keindahan) : Pohon memiliki beberapa bentuk tajuk yang khas, sehingga menciptakan keindahan tersendiri. Oleh karena itu, apabila di susun secara berkelompok dengan jenis yang sama pada masing-masing kelompok dapat menciptakan keindahan atau suasana yang nyaman. Struktur bangunan tanpa di imbangi dengan pohon, akan terasa gersang, sebaliknya apa bila di sekitarnya di tanami pohon serta di tata dengan baik akan nampak hijau dan asri.
Manfaat Orologis : Akar pohon dan tanah merupakan satu kesatuan yang kuat, sehingga mampu mencegah erosi atau pengikisan tanah.
Manfaat Hidrologis : Dalam hal ini di maksudkan bahwa tanaman pada dasarnya akan menyerap air hujan. Dengan demikian, banyaknya kelompok pohon-pohon akan menjadikan daerah sebagai daerah persediaan air tanah yang dapat memenuhi kehidupan bagi manusia dan makhluk lainnya.
Manfaat Klimatologis : Dengan banyaknya pohon, akan menurunkan suhu setempat, sehingga udara sekitarnya akan menjadi sejuk dan nyaman. Maka, kehadiran kelompok pohon-pohon pelindung sangat 
 

No comments:

Post a Comment